Selasa, 05 Februari 2013

asing

16:05 ------di sekolah Sedikit gerimis. Tetes air dari langit. Semakin sore semakin sering tetesan itu jatuh. Sendiri. Menatap layar. Tetapi pikiranku melayang jauh. Aku biarkan diriku otakku sibuk dengan pikiran yang tak menentu. Kejadian semalam.Ketika dengan tidsk sadar aku terbangun tepat tengah malam. Ku dengar suara ribut dari balik tembok kamarku yang masih menyala terang. Ku kumpulkan nyawaku. Ku kumpulkan kesadaranku. Buku sejarah masih terpampang disamping baringku. Suara ribut masih terdengar jelas. Lampu ruang tamu menyala terang. Tidak seperti malam biasanya, pikirku. Oh ternyata ribut terjadi di tempat itu. Aku pertajam pendengaranku. Mencermati setiap kata dari ketiga orang tersebut. Yang satu dengan suara kekeuh sedikit menegang, yang satu dengan nada tangisan, satunya lagi dengan suara berusaha menenangkan keadaan. Sepertinya aku sedikit tau. Dengan kejadian sore sebelumnya yang memang berkondisi tidak enak. Ini sangat asing bagiku. kKeadaan yang sepertinya belum pernah sebelumnya. Kupeluk boneka singa yang berhasil aku jangkau. Kutemukan hp di salah satu pandanganku. Kuraih, kucari namanya di pesan masuk. Kuceritakan shampir semua padanya. Jangan tanya siap. Patinya dia yang pandnagannya mematikan. Oh tuhan, keluar kamarpun aku tidak berani. Ini sangat menyesakkan. Memang bodoh. hanya berdiam diri di kamar. Mau apa coba? aku hanya anak kecil yang tak tau apa-apa. Pagi bangun tidur aku merasakan kondisi yang agak kurang nyaman. Oh ternyata belum dingin. Masih kacau sepertinya. Aku hanya menelan ludah. Mengingat ini bulan Februari yang seharusnya kedatangan kabar baik. Kusibukkan diriku, mengingat hari itu aku harus berangkat sekolah. Ku siapkan rencana dimana hari itu aku tidak akan segera pulang. Aku ingin berlama-lama di sekolah. Pulang ketika petang. Dan segera sibuk dengan tugas, merebahkan diri dikamar, lalu istirahat. Oh ya, hari ini kabar buruk yang lain juga datang. pasti akan kuceritakan padamu lain waktu. Sepertinya ini cukup. terlalu lelah berlama-lama jari menari diatas keyboard.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar